BUKU SAKU EYD

Buku Saku Digital EYD Edisi V

BUKU SAKU EYD DIGITAL

Ejaan yang Disempurnakan (Edisi V) - Geser atau klik sudut halaman

EYD
Ejaan yang Disempurnakan

Pedoman Umum Bahasa Indonesia

EDISI V (TERTERBITAN TERBARU)

A. Huruf Pertama Awal Kalimat

Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama awal kalimat.

Contoh: Kita harus membaca buku.

B. Nama Orang & Gelar

Digunakan pada huruf pertama unsur nama orang, termasuk julukan, serta gelar kehormatan/keagamaan yang diikuti nama orang.

Contoh: Amir Hamzah, Sultan Hasanuddin, Mahaputra Yamin.

A. Huruf Miring

Digunakan untuk menuliskan judul buku, nama majalah, atau surat kabar yang dikutip dalam tulisan.

Contoh: Majalah Tempo, buku Laskar Pelangi.

Juga untuk mengatasnamakan istilah asing atau bahasa daerah.

Contoh: Istilah online diganti dengan daring.

B. Huruf Tebal

Digunakan untuk menegaskan bagian tulisan yang sudah dimiringkan atau bagian-bagian karangan (subbab).

A. Kata Berimbuhan

Bentuk terikat ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya.

Contoh: pascabayar, subbagian, dwibahasa, rekayasa.

B. Gabungan Kata

Unsur gabungan kata yang lazim disebut kata majemuk ditulis terpisah.

Contoh: duta besar, mata acara, persegi panjang.

Jika mendapat awalan dan akhiran sekaligus, ditulis **serangkai**.

Contoh: dilipatgandakan, menyebarluaskan.

A. Tanda Koma (,)

  • Used di antara unsur-unsur dalam rincian atau pembilangan.
    Contoh: Saya membeli kertas, pena, dan tinta.
  • Sebelum kata penghubung pertentangan (tetapi, melainkan, sedangkan).
    Contoh: Ini bukan milik saya, melainkan miliknya.

B. Tanda Titik Koma (;)

Dapat digunakan sebagai pengganti kata penghubung untuk memisahkan kalimat setara.

Contoh: Hari sudah malam; anak-anak masih membaca.
BUKU SAKU DIGITAL

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

Aplikasi Buku Saku Flipbook Interaktif

Tidak ada komentar:

Posting Komentar