Mengenali Tanda Baca dalam Teks Deskripsi
Tanda baca membantu pembaca membayangkan tempat, suasana, dan objek yang kamu gambarkan dengan lebih jelas.
PETA MATERI
Tiga hal yang perlu kamu perhatikan
Saat menulis teks deskripsi, gunakan tanda baca dengan tepat agar informasi tentang objek yang diamati mudah dipahami.
Huruf Kapital
Huruf kapital atau huruf besar dipakai sebagai huruf pertama kata pada awal kalimat.
Ardi menikmati kopi gayo.
Papandayan adalah salah satu gunung api aktif jenis strato dengan ketinggian 2.662 mdpl.
Perjalanan ditempuh dalam waktu satu jam.
Huruf kapital juga dipakai sebagai huruf pertama nama geografi.
Contoh: Jakarta, Jalan Dago, Kabupaten Garut, Sungai Musi, dan Gunung Papandayan.
Tanda Koma
Tanda koma (,) membuat perincian dan hubungan antarklausa dalam kalimat menjadi lebih jelas.
- Untuk pemerincian: Ia membeli kopi, kain, dan tas sebagai oleh-oleh untuk para sahabatnya.
- Sebelum tetapi, melainkan, sementara, atau sedangkan: Lili mengambil foto, sementara Fajar memilih menikmati secangkir kopi.
- Memisahkan anak kalimat di awal: Kalau lulus ujian, ayah akan mengajak saya ke Pulau Bali.
- Sesudah penghubung antarkalimat: Gunung Papandayan telah meletus beberapa kali. Meskipun demikian, kawah hasil letusan dan hutan mati menjadi daya tarik wisata ini.
- Mengapit kata seru atau sapaan: Wah, indah sekali pemandangan di Pantan Terong! Kamu setuju kan, Nak?
Kata Depan
Kata depan, seperti di, ke, dan dari, ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya.
Di mana Toko Kopi Djawa?
Dia ikut berlibur ke Yogyakarta.
Ia berasal dari Kota Musik.
Petunjuk: jika menunjukkan tempat atau arah, di, ke, dan dari biasanya ditulis terpisah.
CERMATI CONTOH
Tanda baca membuat gambaran lebih hidup
Bacalah teks berikut. Perhatikan huruf kapital pada nama tempat, tanda koma dalam perincian, serta kata depan yang ditulis terpisah.
UJI PEMAHAMAN
Sudah siap mencoba?
Manakah kalimat yang menggunakan tanda koma dengan tepat?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar