Materi Kebahasaan Teks Deskripsi
Bahasa Indonesia • Materi Kebahasaan

Mengenal Kebahasaan Teks Deskripsi

Mari pelajari cara menggambarkan objek dengan jelas agar pembaca seolah-olah dapat melihat, mendengar, mencium, dan merasakan objek tersebut.

Inti Materi

Apa itu teks deskripsi?

Teks deskripsi adalah teks yang melukiskan sesuatu sesuai dengan keadaan sebenarnya sehingga pembaca dapat melihat, mendengar, mencium, dan merasakan apa yang dilukiskan itu sesuai dengan citra penulisnya. Dalam teks deskripsi, penulis berusaha menggambarkan kesan dari hasil pengamatannya terhadap suatu objek kepada pembaca.

Kenali

Ciri dan tujuan teks deskripsi

01

Menggambarkan atau melukiskan suatu benda, tempat, atau suasana tertentu.

02

Melibatkan pancaindra: pendengaran, penglihatan, penciuman, pengecapan, dan perabaan.

03

Bertujuan agar pembaca seolah-olah dapat melihat atau merasakan sendiri objek yang dideskripsikan.

04

Menjelaskan ciri objek, seperti warna, ukuran, bentuk, dan keadaan secara terperinci.

Kebahasaan 01

Kata konkret

Kata konkret adalah kata yang mudah diserap pancaindra. Misalnya, kata buku, meja, rumah, dan kuda. Kata-kata ini membuat gambaran objek menjadi lebih nyata dan mudah dibayangkan oleh pembaca.

harum melati pasir putih air dingin suara gemericik mangga manis
Contoh penggunaan

Kalimat umum: “Taman itu indah.” Kalimat dengan kata konkret: “Taman itu dipenuhi mawar merah, rumput hijau yang basah, dan aroma tanah selepas hujan.”

Kebahasaan 02

Kalimat perinci

Untuk mencapai tujuan teks deskripsi, kita harus melukiskan bagian-bagian yang penting sedetail mungkin dengan menggunakan kalimat perincian. Misalnya, jika kita melukiskan betapa indahnya laut dalam di Wakatobi, kita harus memerinci situasi di dalam laut yang indah itu selengkap-lengkapnya. Dengan demikian, pembaca dapat membayangkan bagaimana jika dia sendiri yang sedang menyelam di Wakatobi.

Contoh kalimat perinci

Kalimat umum: “Laut dalam Wakatobi sangat indah.” Kalimat perinci: “Terumbu karangnya tampak cantik berwarna-warni, ikan-ikan berenang dalam aneka ragam bentuk dan warna, serta air laut yang jernih membuat dasar laut terlihat jelas.” Dengan kalimat perincian, pembaca seolah-olah ikut menyelam dan menyaksikan keindahan Wakatobi.

Perpustakaan sekolahku berada di sudut timur gedung utama. Rak-rak kayunya tersusun rapi dan dipenuhi buku berwarna-warni. Saat memasuki ruangan itu, aku mencium aroma khas kertas yang bercampur dengan wangi pendingin ruangan. Suasana yang tenang hanya ditemani suara pelan halaman buku yang dibalik.

Agar deskripsimu hidup

  1. Amati objek dengan saksama menggunakan pancaindra.
  2. Gunakan kata konkret agar pembaca mudah membayangkan objek.
  3. Susun kalimat perinci dari gambaran umum menuju bagian-bagian khusus.

Kunci teks deskripsi yang baik: amati dengan teliti, lalu gambarkan dengan kata-kata yang nyata.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar